Showing posts with label Japan. Show all posts
Showing posts with label Japan. Show all posts

Tuesday, October 23, 2012

Robot Motoman : Robot yang Pandai Memasak Okonomiyak
Spoiler for Great Robot:
semakin canggih sebuah robot memang semakin mudah dunia ini tetapi di lain sisi, ane tidak bisa membayangkan berapa banyak nanti pengganguran yang akan terjadi bila semua pekerjaan manusia digantikan oleh sebuah robot, bahkan untuk pekerjaan seorang koki.
Robot MotoMan SDA1 dari perusahaan Yaskawa Electric, Jepang adalah robot yang juga bisa memasak makananan yang digemari di Jepang yaitu Okonomiyaki (mungkin di Indonesia mirip dengan martabak telor)
Sebenarnya robot ini sendiri diciptakan untuk merakit kamera digital disposable tetapi ternyata robot ini juga pintar untuk membuat okonomiyaki.
Robot ini mempunyai tinggi 135cm dan berat 220 kg mempunyai 2 tangan yang cukup panjang sehingga mempunyai jangkauan yang luas.
Seberapa hebatnya robot ini?? Lihat saja video berikut ini dimana sang robot dengan cekatannya merakit (assemble) kamera digital.
Semoga saja tidak akan diciptakan robot yang bisa memasak “nasi goreng tek-tek”, bisa dibayangkan kan berapa banyak pengganguran nantinya??
source
Quote:
Yaskawa-kun: Robot penjual es krim di Jepang
Spoiler for Great Robot:

Melihat penjual es krim saja semua anak pasti senang, apalagi yang jualnya itu sebuah robot yang lucu

Yaskawa-kun adalah sebuah robot penjual es krim yang sedang menjual es krimnya di sebuah theme park di Jepang, tepatnya di Tokyo Summerland.
Sama seperti dilayani orang, Yaskawa-Kun akan langsung membuat pesanan es krim bila anda sudah memilih jenis es krim dan juga membayarnya tentu saja.
Bedanya, anda bisa memilih es krim melalui layar sentuh yang ada. Lihat videonya, keren juga ternyata, apalagi lagunya!!
source
Quote:
Ninomiya-kun: Robot yang Dapat Membaca Buku Untuk Anak atau Orang Tua
Spoiler for Great Robot:

Ninomiya-kun adalah sebuah robot yang bisa membaca buku melalui kamera yang ada di matanya.

Robot ini bisa membaca seluruh jenis bacaan mulai dari koran sampai majalah dari awal sampai akhir. Buku/ koran diletakkan di bagian yang ada dan dengan mekanik yang ada, setiap lembaran bisa dibalik secara otomatis.
Saat ini Ninomiya-kun memang hanya bisa mengeluarkan suara robot tetapi para peneliti akan mencoba untuk membuat suara Ninomiya-kun lebih mempunyai perasaan sehingga bisa menyamai suara manusia.
Di dalam sistimnya, robot ini dapat mengenali 2.000 huruf kanji, hiragana dan katakana tetapi ke depannya, robot ini diharapkan dapat lebih banyak mengenal tulisan/ huruf lainnya.
Robot ini dibuat oleh Waseda University di Jepang dan mempunyai tinggi 1 m dan berat hanya 25 kg.
Ninomiya-kun diharapkan dapat berguna bagi para orang tua yang mempunyai kesulitan untuk membaca dan juga orang tua yang malas untuk membacakan buku cerita ke anaknya sebelum tidur

source
Quote:
Robo-Barmaid: Robot yang Akan Menggantkan Tugas Bartender
Spoiler for Great Robot:

Di masa depan, sepertinya robot banyak mengambil alih sebagian pekerjaan manusia dan memungkinkan terjadinya peningkatan pengangguran.
Salah satunya adalah Robo Barmaid (Asahi Beer Robot) yang bertugas untuk menggantikan tugas bartender di bar atau klub malam.
Robo Barmaid akan membuka botol bir dan memberikannya ke para tamu yang memang sudah mabuk

Selain membuka botol bir, bagi anda yang lebih suka meminum bir dari gelas, robot ini juga mampun menuangkan bir ke dalam gelas dan memberikannya kepada para tamu tanpa tumpah.
Keuntungan lainya yang pasti akan membuat anda sedikit lega adalah robot ini tidak suka duit alias tidak perlu diberi tip setelah melayani anda semalaman penuh
source
Quote:
RIBA: Robot yang Tugasnya Menggendong Pasien di Rumah Sakit
Spoiler for Great Robot:

RIBA (Robot for Interactive Body Assistance) adalah sebuah robot yang diciptakan oleh Japan Institute of Physical and Chemical Research (RIKEN) yang dikhususkan untuk mengangkat atau tepatnya menggendong pasien di rumah sakit.
RIBA nantinya akan menemai para suster yang biasanya memang kesulitan untuk mengangkat pasien dari/ke atas ranjang.


Selain menggendong pasien, RIBA juga dilengkapi dengan Face and Voice recognition dimana RIBA mampu menjalankan perintah melalui suara dan mengenali para suster atau orang yang bekerja di rumah sakit.


Sayangnya RIBA yang beratnya mencapai 180 kg ini hanya mampu menggendong seorang pasien dengan berat sampai 61 kg. Ini yang membuat Japan Institute of Physical and Chemical Research berpikir bukan kalau pasien dengan berat hanya 61 kg masih mudah untuk menggendongnya?? Justru mungkin pasien dengan berat lebih dari 61 kg yang butuh si RIBA?

Seandainya RIBA harus membuat moto, mungkin lagu “Tak Gendong Kemana-mana” cocok untuk si RIBA
source
Quote:
ApriPoko : Robot yang berfungsi sebagai Universal Remote Control
Spoiler for Great Robot:
ApriPoko, robot keluaran dari Toshiba ini adalah sebuah universal Remote Control yang dapat mengontrol semua remote baik TV, video dan lainnya.
Kelebihan robot ini adalah dapat berbicara dan diperintahkan melalui suara (voice operated).
Robot ini akan mempelajari segala kebiasaan anda dalam menggunakan remote untuk setiap alat bahkan bertanya segala hal untuk memudahkan anda menggunakan remote di kemudian hari.

kaya penguin ya gan

AproPoko akan mendeteksi semua remote melalui koneksi InfraRed (IR) dan bertanya kepada anda, apa yang harus dia (ApriPoko) lakukan.
Kalau punya robot seperti ini, tangan anda tidak perlu merasa pegal lagi karena kebanyakan mencet tombol untuk mengganti channel di TV pada saat iklan
source
Quote:

Hina: Robot dengan karakter manga yang bisa membuat kopi
Spoiler for Great Robot:
Membuat robot bisa membuat kopi saja sudah sulit tetapi yang dilakukan oleh seorang warga negara Jepang bernama ClockWork (nama samaran) ini sangat kreatif banget gan.
Dia bukan saja berhasil memodifikasi mesin robot untuk dapat membuat secangkir kopi tetapi juga melakukan modifikasi tampilan sebuah robot (Kondo KHR-2HV) menjadi sebuah robot dengan karakter Manga yang diberi nama HINA.

HINA mempunyai tinggi 36 cm dengan berat 1,1 kg dan dikendalikan melalui sebuah remote control dan mempunyai sekitar 20 servo (motor) untuk menggerakkan beberapa bagian tubuhnya.
Lihat deh, bagaimana si HINA menuangkan kopi, dan mungkin setelah berhasil membuat kopi, si HINA bakal di ajarin bikin roti bakar
sourcesumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5062937

#Ireka Salsabila
»»  READMORE...

Thursday, October 18, 2012


Di tulisan bagian 7a dan 7b, kita sudah bicara tentang infleksi (perubahan bentuk) kata kerja dalam bahasa Jepang. Dalam dua tulisan tersebut yang dibahas adalah bentuk standar masa kini. Bagaimana dengan bentuk waktu yang lain?
Nah, kali ini kita akan membahas tentang kata kerja bentuk lampau di bahasa Jepang. Sebenarnya saya ingin sekalian membahas bentuk lampau untuk copula dan kata sifat di sini — meskipun begitu, setelah dipikir-pikir, sepertinya lebih baik kalau membahas kata kerja dulu saja. Sekalian agar postingnya lebih fokus dan tidak terlalu panjang, begitu. ^^a
さあ、はじめましょう。。。

 

Kata Kerja Bentuk Lampau (過去形) dalam Bahasa Jepang

Sebagaimana dibahas di [nihongo 7] , infleksi kata kerja Bahasa Jepang ditentukan lewat tiga grup: Ichidan, Godan, dan Irregular. Hal yang sama berlaku jika kita hendak membuat kata kerja bentuk lampau.
Aturan untuk masing-masing grup adalah sebagai berikut:
 a) Untuk Ichidan Verb:
Ganti akhiran -ru (-る ) dengan -ta ( -た ).
Contoh:
[latin] taberu –> tabeta
[kana]
たべる –> たべた
[kanji] 食べる –> 食べた
[latin] oriru –> orita
[kana]
おりる –> おりた
[kanji] 下りる –> 下ります

b) Untuk Godan Verb:
Godan verb memiliki akhiran yang beragam, di antaranya:
-ku ( -く ), -gu ( -ぐ ), -su ( -す ), -tsu ( -つ ), -nu ( -ぬ ), -bu ( -ぶ ), -mu ( -む ), -ru ( -る ), -u ( -う )
Masing-masing akhiran memiliki aturan infleksinya tersendiri. Oleh karena itu, untuk memudahkan, di bawah ini saya tampilkan dalam bentuk tabel.

tabel-godan-past

c) Untuk Irregular Verb:
Terdapat dua buah kata kerja irregular dalam bahasa Jepang, yakni “suru” ( する ; “to do”) dan “kuru” ( くる ; “to come”). Bentuk lampau untuk mereka adalah sebagai berikut.
IRREGULAR I: “suru”
[latin] suru –> shita
[kana]
する –> した
[kanji] 為る –> 為た*
*) bentuk ini jarang dipakai. ’suru’ dan ’shita’ umumnya ditulis dengan kana

IRREGULAR II: “kuru”
[latin] kuru –> kita
[kana]
くる –> きた
[kanji] 来る –> 来た
…

Bagaimana dengan Negatif Lampau?

Bicara bentuk lampau, tentunya ada juga bentuk negatif lampau. Bagaimana cara membuat bentuk negatif lampau di bahasa Jepang?
Cara melakukannya adalah:
Ganti akhiran -nai ( -ない ) pada bentuk standar dengan -nakatta
( -
なかった )
Aturan ini bersifat universal dan dapat diterapkan pada ketiga jenis grup — baik itu ichidan, godan, maupun irregular.
Contoh:
[latin] tabenai –> tabenakatta
[kana]
たべない –> たべなかった
[kanji] 食べない –> 食べなかった
[latin] nagasanai –> nagasanakatta
[kana]
ながさない –> ながさなかった
[kanji] 流さない –> 流さなかった
[latin] shinai –> shinakatta
[kana]
しない –> しなかった
[kanji] 為ない –> 為なかった
Tentunya masih banyak contoh yang lain. Meskipun begitu tiga di atas harusnya cukup sebagai ilustrasi. ^^
…

Catatan Khusus:
Bentuk Lampau untuk -masu ( -
ます ) dan -masen ( -ません )

Di [nihongo 7b] kita membahas tentang akhiran -masu ( -ます ) dan versi negatifnya, -masen ( -ません ). Kata kerja yang diakhiri dua imbuhan tersebut memiliki nilai kesopanan lebih tinggi.
Nah, mereka juga punya bentuk lampaunya sendiri. Bagaimana membuat bentuk lampau untuk akhiran -masu dan -masen?
Aturannya kurang lebih seperti berikut:

a) Untuk akhiran -masu ( -ます )
Ubah akhirannya menjadi: -mashita ( -ました )
Contoh:
[latin] orimasu –> orimashita
[kana]
おります –> おりました
[kanji] 下ります –> 下りました
[latin] asobimasu –> asobimashita
[kana]
あそびます –> あそびました
[kanji] 遊びます –> 遊びました

b) Untuk akhiran -masen ( -ません )
Ubah akhirannya menjadi: -masen deshita ( -ませんでした )
Contoh:
[latin] orimasen –> orimasen deshita
[kana]
おりません –> おりませんでした
[kanji] 下りません –> 下りませんでした
[latin] asobimasen –> asobimasen deshita
[kana]
あそびません –> あそびませんでした
[kanji] 遊びません –> 遊びませんでした
Sudah, cuma begitu saja. Mudah bukan? :)
Adapun yang penting di sini adalah membuat bentuk -masu (dan -masen) yang benar dulu. Kalau bentuk -masu dan -masen sudah benar, maka tinggal mengikuti aturan di atas.

***

Dan, dengan demikian, pembahasan kita tentang kata kerja bentuk lampau pun selesai. Untuk dicatat, bahasa Jepang tidak memiliki kata kerja bentuk masa depan (future) — yang ada hanyalah bentuk lampau dan standar. Tentunya menarik, bagaimana bahasa Jepang menjelaskan peristiwa yang kejadiannya di masa depan? Nah ini akan kita bahas di kesempatan yang akan datang.
Tulisan kali ini saya akhiri sampai di sini. Terima kasih atas perhatiannya — seperti biasa pertanyaan, masukan, atau koreksi dapat disampaikan lewat komentar. ;)

 #IREKA SALSABILA
»»  READMORE...

Tadinya, saya berencana membahas tentang tenses setelah setelah posting kata kerja yang lalu. Meskipun begitu sejumlah komentar yang masuk menanyakan tentang kata kerja berakhiran -masu dan -masen — sementara yang saya bahas di sana adalah bentuk dasar (alias: sebagaimana tertera di kamus). Jadi saya pikir ada baiknya kalau dibahas di sini sebagai pelengkap. Sekalian untuk referensi ke depannya juga. ^^
さあ、 はじめましょう。。。

 
Bentuk -masu ( -ます ) dalam Bahasa Jepang
 Sebenarnya tidak ada perbedaan makna antara kata kerja standar dan bentuk -masu. Yang membedakan hanyalah nilai kesopanannya saja.
Kata kerja bentuk -masu umum dipakai dalam suasana formal. Misalnya ketika berbicara dengan guru, kakak kelas, atau atasan di kantor. Tidak ada batasan resmi kapan bentuk -masu harus dipakai — yang penting adalah suasananya formal atau tidak.
Ilustrasi: misalnya dengan teman yang baru kenal. Berhubung kita ingin sopan, maka menggunakan -masu. Tetapi, kalau sudah akrab, boleh pakai bentuk kata kerja yang biasa. Kurang lebih seperti itu penjelasannya. ^^
Nah, tulisan ini bertujuan menjelaskan bagaimana membentuk akhiran -masu dari kata kerja yang dibahas tempo hari.

Bagaimana caranya?
 Untuk membuat bentuk -masu, aturannya dikelompokkan menjadi tiga bagian, sesuai dengan jenis kata kerjanya. Detailnya adalah sebagai berikut:

(a) Untuk Ichidan Verb

Cara pembentukan: ganti akhiran -ru ( -
る ) dengan -masu ( -ます )
Contoh:
[latin] taberu –> tabemasu
[kana]
たべる –> たべます
[kanji]
食べる –> 食べます (en: to eat)
[latin] oriru –> orimasu
[kana]
おりる –> おります
[kanji]
下りる –> 下ります (en: to descent)

(b) Untuk Godan Verb

Cara pembentukan: ganti suku bunyi terakhir -*u dengan -*imasu.
Contoh:
[latin] asobu –> asobimasu
[kana]
あそぶ –> あそびます
[kanji]
遊ぶ –> 遊びます
[latin] hanasu –> hanashimasu
[kana]
はなす –> はなします
[kanji]
話す –> 話します (en: to speak)
[latin] kau –> kaimasu
[kana]
かう –> かいます
[kanji]
買う –> 買います (en: to buy)

(c) Irregular Verb

Sebagaimana dibahas di tulisan lalu, terdapat dua buah kata kerja irregular dalam bahasa Jepang. Bentuk -masu untuk mereka adalah:
[latin] suru –> shimasu
[kana]
する –> します
[kanji]
為る –> 為ます* (en: to do)
*) bentuk ini jarang dipakai. ‘suru’ dan ‘shimasu’ umumnya ditulis dengan kana
[latin] kuru –> kimasu
[kana]
くる –> きます
[kanji]
来る –> 来ます
***
Dengan demikian, kita sudah paham bagaimana membuat bentuk -masu dari kata kerja standar. Kata kerja yang dihasilkan bersifat positif. Sekarang kita akan melihat bagaimana membuat versi negatif dari bentuk -masu. :D

Infleksi (Perubahan Bentuk): Kata Kerja Negatif

Untuk membuat bentuk negatif dari kata kerja berakhiran -masu, aturannya sangat sederhana, yakni:
Ganti akhiran -masu ( -ます ) dengan -masen ( -ません )
Sudah. Cuma begitu saja. :DMudah bukan?
Adapun yang penting di sini adalah membuat bentuk -masu yang benar dulu. Kalau bentuk -masu kita sudah benar, maka tinggal diganti akhirannya jadi -masen.
Contoh:
[latin] tabemasu –> tabemasen
[kana]
たべます –> たべません
[kanji]
食べます –> 食べません
[latin] hanashimasu –> hanashimasen
[kana]
はなします –> はなしません
[kanji]
話します –> 話しません
[latin] kimasu –> kimasen
[kana]
きます –> きません
[kanji]
来ます –> 来ません
Tentunya masih banyak contoh yang lain. Meskipun begitu, tiga di atas harusnya cukup untuk menjelaskan konsepnya. ;)Masing-masing satu contoh dari ichidan, godan, dan irregular.
***
Penjelasan tambahan tentang bentuk -masu saya akhiri di sini. Seperti yang disinggung di atas, [nihongo-8] akan membahas tentang tenses dalam bahasa Jepang. Harusnya dibahas sekarang, sih — tapi saya pikir harus ada coverage tentang bentuk -masu dulu. Jadi, yah begitulah tulisan ini dibuat. :mrgreen:
Terima kasih atas perhatiannya. Seperti biasa, pertanyaan, koreksi, dan masukan bisa disampaikan lewat komentar. :)


#IREKA SALSABILA
»»  READMORE...